Hashima, pulau kecil di laut Jepang Timur, menjadi lokasi film “Skyfall” yang dirilis pada tahun 2012. Tapi apa sebenarnya keadaan di Hashima itu? Apakah hanya sekedar sebuah lokasi filming?

Kisah Sejarah di Balik Pulau Hashima

Pulau Hashima dikenal sebagai “Pulau Kecil” karena ukurannya yang relatif kecil. Namun, sejarahnya sangat kaya dan menarik. Pada tahun 1918, pulau ini dibuka oleh perusahaan pertambangan batu bara Jepang, yang kemudian mengembangkannya menjadi sebuah kota yang modern.

Di masa lalunya, Hashima dikenal sebagai “Little Shikoku” atau “Pulau Kecil Shikoku”. Kota ini memiliki lebih dari 5.000 penduduk dan dibangun dengan sangat cepat untuk mendukung kebutuhan pertambangan batu bara. Kota ini bahkan memiliki fasilitas sekolah, klinik, dan gedung pemerintahan.

Sebuah Kota yang Abandoned

Tapi sejak tahun 1970-an, penduduk Hashima mulai menurun secara signifikan. Pada tahun 1974, perusahaan pertambangan batu bara tutup operasinya dan penduduk pulau ini mulai meninggalkan rumah-rumah mereka. Kota yang sebelumnya dipenuhi dengan suara gerenya, sekarang menjadi damai dan sunyi.

Sehingga, ketika tim film “Skyfall” datang ke Hashima untuk syuting, mereka menemukan sebuah kota yang hampir tidak ada lagi. Kamar-kamar yang dulu dipenuhi dengan penduduk sekarang kosong dan hina. Namun, ketika film ini dirilis,Hashima menjadi populer di kalangan penggemar film.

Sebuah Simbol dari Perubahan Masa

  • Pulau Hashima tidak hanya merupakan lokasi filming yang menarik, tetapi juga simbol perubahan masa. Sebuah kota yang dulu dipenuhi dengan kehidupan dan suara gerenya sekarang menjadi abadikan.
  • Hal ini bisa diibaratkan sebagai ketika kita meninggalkan rumah-rumah kita sendiri, baik secara fisik maupun emosional. Kita harus beradaptasi dengan perubahan dan menemukan kehidupan baru.

Sehingga, ketika Anda menyaksikan film “Skyfall” yang mengambil latar Hashima, Anda tidak hanya melihat sebuah aksi atau komedi, tetapi juga sejarah hidup sederhana dari penduduk pulau ini. Yang bisa kita pelajari dari keseluruhan ini adalah pentingnya adaptasi dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *