Kota Pripyat, terletak di Ukraina, adalah salah satu kota yang paling tidak dihormati karena diklaim “kota yang paling bahaya” di dunia. Kota ini ditinggalkan setelah peristiwa tragedi nuklir Chernobyl tahun 1986 dan masih menjadi tempat penelitian dan pengawasan sampai saat ini.

Fakta Menarik tentang Kota Pripyat yang Ditinggalkan

Bagaimana bisa terjadi hal seperti ini? Sebenarnya, Pripyat pernah menjadi kota yang indah dan modern. Terletak di sekitar pusat Chernobyl, kota ini memiliki fasilitas pendidikan, perumahan, dan industri yang berkembang pesat.

Masih ingat ketika Anda sedang membayangkan kehidupan di perkotaan? Mari kita bayangkan kembali, tetapi dengan satu perbedaan: sebuah kota yang ditinggalkan tanpa harapan. Itulah apa yang terjadi pada Pripyat setelah kejadian di Chernobyl.

Sejarah Singkat tentang Kejadian Chernobyl

Chernobyl adalah reaktor nuklir yang terletak di Ukraina, saat itu masih menjadi bagian dari Uni Soviet. Pada malam 25 April 1986, kesalahan sistem yang menimbulkan peristiwa tragedi besar-besaran.

Pada waktu kejadian, reaktor tersebut mengalami kebocoran radiasi dan menyebabkan wawancara tim pencegahan yang dikirim untuk menghentikan kebakaran. Mereka gagal dalam mencoba mengendalikan reaktor nuklir.

Setelah peristiwa tragedi ini, kota Pripyat ditinggalkan karena berbahaya bagi penduduk sekitar dan bahkan untuk pemantauan internasional. Sekarang, kota tersebut masih terlihat kosong hingga saat ini, hanya dihuni oleh warga yang sedikit saja.

  • Sebenarnya Pripyat tidak selalu kosong. Selama beberapa tahun setelah kejadian Chernobyl, kota ini diperlukan sebagai tempat penyelamatan dan pemantauan, tetapi pada 1991, Pemerintah Ukraina memutuskan untuk menutupnya secara permanen.
  • Di Pripyat dihuni oleh spesialis penelitian yang berbagi pengalaman mereka dengan masyarakat. Ini adalah contoh dari bagaimana suatu kota dapat “mati” dan hidup lagi selama beberapa tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *