Hashima: Warisan Dunia yang Tersisa dalam Diam

Terletak di laut Jepang, Hashima adalah sebuah pulau kecil yang selama ini terjaga rahasia. Ini bukanlah tempat wisata populer, melainkan warisan dunia yang tersisa dalam diam.

Sejarah yang Menarik

Pulau Hashima dibangun pada tahun 1887 oleh Mitsubishi Heavy Industries sebagai tempat tinggal untuk pekerja yang bekerja di pabrik nikel. Pada saat itu, pulau ini adalah sebuah kompleks industri yang sibuk dan progresif.

Desain yang Unik

Pembangunnya membuat desain yang unik untuk meningkatkan efisiensi produksi. Setiap rumah dirancang untuk dapat dihubungkan satu sama lain, seperti kawasan perkotaan yang terintegrasi.

Desain ini memudahkan pekerja untuk bergerak antara rumah dan tempat kerja. Namun, setelah perang dunia kedua, pabrik nikel di pulau ini ditutup, dan pulau ini menjadi “kota mati”.

Warisan yang Tersisa

Sejak tahun 2009, pulau ini dibuka kembali untuk umum. Namun, masih ada beberapa hal yang menyebabkan para pengunjung sulit untuk menikmati keindahan pulau ini.

  • Pemandangan yang indah namun terbatas
  • Desain yang unik dan bersejarah, tetapi juga membuat pengunjung merasa tidak nyaman
  • Kondisi yang kurang memadai untuk kegiatan outdoor

Contohnya, di antara hal-hal ini adalah saat kamu sedang menjelajahi pulau ini dengan pemandangan yang indah sekeliling, tapi justru ada banyak sekali rimbun yang menghalangi pandangan.

Pengalaman Unik

Pengunjung dapat menikmati pengalaman unik saat berinteraksi dengan bangunan-bangunan tua dan melihat-lihat fasilitas-fasilitas tua yang masih terawat baik.

Contohnya, kamu bisa naik ke bagian atas rumah tinggal yang dihubungkan satu sama lain, dan menikmati pemandangan indah dari atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *