Pulau Hashima, terletak di laut Kii, Jepang, telah menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Jepang. Namun, apa yang membuat pulau ini memiliki legenda yang begitu kuat dan dijunjung sebagai “Pulau Hantu”? Mengapa banyak orang berpikir bahwa Pulau Hashima adalah tempat yang sangat ajar dan tidak untuk dicapai?

Sejarah Keberadaan Pulau Hashima

Pulau Hashima memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pada tahun 1908, Jepang membangun sebuah kota terbesar di pulau ini untuk menghasilkan bijih timbal. Kota tersebut diberi nama “Hashima-mura” dan terdiri dari lebih dari 5.000 ruang tinggal, termasuk sekolah, gereja, dan fasilitas lainnya.

Beberapa tahun kemudian, kota Hashima-mura mulai memasuki fase penutupan karena kekurangan bijih timbal di daerah tersebut. Pada tahun 1974, semua penduduk pulau telah ditembusi oleh pemerintah Jepang untuk meninggalkan pulau ini.

Legenda Pulau Hashima

  • Pemakaman di Bawah Perairan: Berita tentang pemakaman di bawah perairan menjadi legenda yang sangat populer di Jepang. Terdapat beberapa cerita mengenai makam-makam yang tersembunyi di bawah air, di mana orang-orang yang meninggal dunia masih bisa berjalan-jalan di sekitar pulau.
  • Sejarah Tragedi: Pada tahun 2011, tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi dan letusan gunung berapi vulkanik Nishinoshima menghancurkan beberapa struktur di pulau Hashima. Hal ini memperkuat legenda bahwa pulau ini adalah tempat yang penuh dengan bahaya.

Sebagai contoh dari kebijaksanaan yang ada di Jepang, kita bisa melihat betapa pentingnya perhatian terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat. Meskipun terdapat banyak legenda yang menarik, Pulau Hashima sebenarnya adalah tempat yang sangat kompleks dengan sejarah yang panjang.

Mengapa Pulau Hashima Dijuluki Pulau Hantu?

Pulau Hashima menjadi dijuluki “Pulau Hantu” karena kehilangan misterius dan cerita-cerita legendaris yang beredar tentang tempat tersebut. Karena tidak ada sumber daya yang cukup untuk menunjang kehidupan di pulau ini, maka banyak orang percaya bahwa pulau ini benar-benar hampir dipura-pura menjadi “Pulau Hantu”. Hal ini mencerminkan perjuangan dan kesabaran masyarakat Jepang dalam menghadapi tantangan yang berat.

Kunjungan Wisata

Tentu saja, banyak orang ingin mengetahui kebenaran tentang Pulau Hashima. Sejak tahun 2015, pulau ini telah menjadi destinasi wisata populer di Jepang. Orang-orang bisa mengunjungi Pulau Hashima dan melihat langsung bagaimana kehidupan penduduk yang tinggal di pulau tersebut. Meskipun masih ada banyak misteri yang belum terpecahkan, kunjungan wisata ini telah membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih baik tentang sejarah dan budaya Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *