Pulau Hashima, juga dikenal sebagai Gunkanjima, adalah salah satu pulau yang paling menarik perhatian di Jepang. Namun, bukan karena keindahan alamnya atau kebudayaannya, melainkan sejarah kelam yang dimiliki oleh pulau ini.
Sejarah Kelam Pulau Hashima
Pulau Hashima pernah menjadi salah satu tempat kerja di Jepang pada masa Perang Dunia II. Pada saat itu, pulau ini digunakan sebagai tempat penambangan batu bara dan produksi baja. Banyak pekerja yang bekerja di sana, tetapi tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai, sehingga banyak dari mereka yang wafat karena penyakit atau cedera.
Setelah perang, pulau ini ditutup dan ditinggalkan. Banyak gedung-gedung tua di sana yang rusak dan tidak terawat. Pada tahun 2009, pemerintah Jepang memutuskan untuk membuka kembali pulau ini sebagai tempat wisata.
Keadaan Hari Ini
- Banyak gedung tua yang masih tetap berdiri, tetapi banyak yang rusak dan tidak terawat.
- Pulau ini masih merupakan tempat tinggal bagi beberapa orang yang bekerja di pabrik baja di samping pulau.
- Tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai di sana, sehingga banyak wisatawan yang tidak disarankan untuk mengunjungi.
Visita ke Pulau Hashima sebenarnya tidak mudah. Wisatawan harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu dan mempersiapkan diri dengan baik karena kondisi pulau ini sangat keras.
Keadaan Pemulihan
Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memulihkan kondisi pulau ini. Mereka telah memulai proyek pemulihan infrastruktur dan lingkungan, sehingga Pulau Hashima bisa menjadi tempat wisata yang indah.
Contoh dari pemulihan tersebut adalah pembangunan fasilitas kesehatan sederhana di sana. Fasilitas ini akan membantu menjaga kesehatan wisatawan dan penduduk setempat.